InformasiTeraktual
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
InformasiTeraktual
No Result
View All Result
Home Para Ahli

Artificial Intelligence (AI) dan Big Data Bagi Kerja “Polisi”

admin by admin
8 Februari 2021
in Para Ahli
0
Artificial Intelligence (AI) dan Big Data Bagi Kerja “Polisi”
0
SHARES
12
VIEWS

Jakarta, (26/01/2021). NEPAR (Networked Pattern Recognition) Framework adalah sebuah lembaga penelitian di Universitas Binghamton, New York, yang namanya mendadak kondang sekitar tahun 2017. Pasalnya, institusi inilah antara lain yang mampu menjelaskan bagaimana presisinya data science dapat digunakan untuk menanggulangi aksi terorisme.

Upaya yang mereka lakukan adalah mengumpulkan 150.000 serangan teroris sepanjang 1970 hingga 2015. Kemudian, membaca pola penyerangan untuk memahami perilaku, menganalisis pola, dan hubungannya dengan aktivitas terorisme. Dengan begitu, mereka mampu memprediksi pergerakan teroris kemudian mendeteksi dan mencegah kemungkinan adanya aksi terorisme. Metode tersebut diklaim memiliki tingkat akurasi sebesar 90 persen.

Begitupun, sebuah proyek besar data mining yang dilakukan oleh Qatar Computing Research Institute di Doha pada tahun 2015, menganalisis data dari media sosial untuk menemukan asal para pendukung ISIS.

Para peneliti mempelajari tiga juta tweet yang dipost dalam periode tiga bulan. Mereka lalu menargetkan pola kunci dan karakteristik atau isi cuitan tersebut. Mereka kemudian dapat menciptakan algoritma yang mampu mengelompokkan pengguna Twitter tersebut, apakah mereka anti atau pro ISIS dengan tingkat akurasi sebesar 87 persen. Dengan kemampuan tersebut, alat ini akan berguna dalam membatasi pertumbuhan kelompok penyebar aksi terorisme.

Selain memanfaatkan data dari media sosial dan data dari serangan terorisme sebelumnya, salah satu cara lainnya adalah dengan memanfaatkan drone atau pesawat tanpa awak. Drone tersebut akan beroperasi dan mengintai daerah yang dinilai berpotensi timbul aktivitas mencurigakan.

Data tersebut ditampilkan secara real time, kemudian akan digabungkan dengan data dari sumber dan regu lainnya. Setelah terkumpul semua, kemudian data-data tersebut kemudian digunakan untuk mengidentifikasi di mana para teroris berada dan ke mana mereka akan bergerak.

Boleh jadi itulah gambaran sekilas dan prediksi kepolisian RI jika kelak benar-benar menerapkan AI dan Big Data. Contoh-contoh mutakhir tersebut meski bukan di wilayah RI, sedikit banyak juga yang akan terjadi di kepolisian RI di masa depan. Dan di bawah kepemimpinan Kapolri baru yang akan dilantik Rabu (27/1), hal itu bukan lagi impian, karena sudah masuk dalam program kerjanya ke depan.

Menurut Listyo, Implementasi pemolisian prediktif di Indonesia dapat dikembangkan dengan mengedepankan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) melalui pelaksanaan fungsi-fungsi terdepan kepolisian dalam sistem deteksi. Jika itu terwujud, akan membuahkan agregat data hasil deteksi yang dapat dikelola melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi digital berupa Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IOT), Analysis Big Data termasuk sistem pendukung lainnya dalam taksonomi bloom penguatan kelembagaan Polri. Ya, AI memang sudah saatnya mendukung tugas polisi sehingga dapat lebih memilki kemampuan untuk melakukan tindakan pencegahan tindakan kriminal. Dan tidaklah berlebihan bahwa AI kelak akan menjadi “Polisi” masa depan di Indonesia. Bukan menggantikan fungsi polisi, namun dengan AI, maka tugas-tugas Hankamtibnas akan lebih akurat dan presisi. (Saf).

admin

admin

Related Posts

Gelar Bansos di Pelosok Desa, Cara Polres Demak Sambut HUT RI Ke-76
Berita Nasional

Gelar Bansos di Pelosok Desa, Cara Polres Demak Sambut HUT RI Ke-76

15 Agustus 2021
Belasan Warga Terpapar Corona, Satu Kampung di Cilandak Di-Lockdown
Para Ahli

Belasan Warga Terpapar Corona, Satu Kampung di Cilandak Di-Lockdown

21 Juni 2021
Polri: Terduga Teroris JAD di Tasikmalaya Berbaiat ke ISIS Tahun 2019
Nasional

Polri: Terduga Teroris JAD di Tasikmalaya Berbaiat ke ISIS Tahun 2019

19 Juni 2021
Next Post
Di bawah Kapolri baru, kelak Polsek tak akan “cari-cari perkara”

Di bawah Kapolri baru, kelak Polsek tak akan “cari-cari perkara”

Ruang Pengaduan Layanan Publik Yang Terintegrasi Website

Ruang Pengaduan Layanan Publik Yang Terintegrasi Website

Harmonisasi Sinergi Teknologi Informasi

Harmonisasi Sinergi Teknologi Informasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Tahun 2021, Polri Berhasil Amankan 370 Tersangka Teroris

Tahun 2021, Polri Berhasil Amankan 370 Tersangka Teroris

4 tahun ago
Media Hub Polri Jadi Rujukan Utama Jurnalis untuk Informasi Akurat dan Aktual

Inovasi Divhumas Polri: Media Hub sebagai Pusat Data Resmi

12 bulan ago
Oknum Polisi Tewaskan Empat Orang, Ditindak Tegas dan Diproses Hukum

Oknum Polisi Tewaskan Empat Orang, Ditindak Tegas dan Diproses Hukum

5 tahun ago
TNI AL: KRI Nanggala Berlayar Seminggu Sebelum Tenggelam

TNI AL: KRI Nanggala Berlayar Seminggu Sebelum Tenggelam

5 tahun ago

Categories

  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Politik
  • Catatan Media
  • Daerah
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pandemi
  • Para Ahli
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Trending no.1 Media Sosial.
  • Vaksinasi Covid-19

Topics

arus balik Arus Balik Lebaran Arus Lalu Lintas Arus Mudik Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran covid-19 DIVHUMAS DPR GWM Fatmawati Hari Juang Polri Indonesia jawa timur jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri kapolri kecelakaan turun keselamatan lalu lintas Keselamatan Mudik Komjen Arif Wachyunadi Korlantas Korlantas Polri KPK Lalu Lintas Libur Nataru Moderasi Beragama Mudik Aman Keluarga Bahagia Mudik Lebaran nadiem makarim One way nasional operasi ketupat Operasi Ketupat 2026 Operasi Lilin 2024 pdip Polda Jatim Polda Metro Jaya polri PPKM Darurat Prabowo prabowo subianto Pramono Anung Prof Ngabalin Rekayasa Lalu Lintas TNI-Polri
No Result
View All Result

Highlights

Lebih dari Lancar, Mudik 2026 Hadirkan Rasa Tenang bagi Pemudik

Mudik 2026 Dinilai Sukses, Survei Catat 84,1 Persen Publik Puas pada Polri

Kepuasan Masyarakat 88,8 Persen, Kakorlantas Ungkap Peran Data dalam Pengelolaan Lalu Lintas

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Keberhasilan Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Wamenhub Suntana Apresiasi Polri, Arus Mudik 2026 Stabil dan Terkendali

Kakorlantas Laporkan 78 Persen Kendaraan Arus Balik Sudah Kembali ke Jakarta

Trending

Dari Data ke Kehidupan, Transformasi Polantas Wujudkan Mudik Lebih Aman dan Humanis
jaga negeri

Data dan Empati Bersatu, Polantas Wujudkan Mudik Lebih Manusiawi

by christine natalia
14 April 2026
0

Jakarta — Pergerakan jutaan masyarakat selama periode mudik Lebaran selalu menjadi fenomena tahunan yang menuntut pengelolaan lalu...

Evaluasi Mudik 2026, Komisi V DPR Apresiasi Penurunan Angka Kecelakaan

Mudik 2026 Lebih Aman, DPR Nilai Koordinasi Lintas Sektor Membaik

13 April 2026
Kakorlantas Kenang Bripka Fajar Permana, Pahlawan di Balik Sukses Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Sampaikan Duka, Bripka Fajar Permana Dikenang sebagai Pahlawan Jalan Raya

13 April 2026
Di Balik Kelancaran Mudik, Ada Rasa Aman yang Dirasakan Pemudik

Lebih dari Lancar, Mudik 2026 Hadirkan Rasa Tenang bagi Pemudik

10 April 2026
Kepuasan Publik 84,1 Persen, Kinerja Polri di Mudik Lebaran 2026 Dinilai Positif

Mudik 2026 Dinilai Sukses, Survei Catat 84,1 Persen Publik Puas pada Polri

10 April 2026
© Copyright Pilarberita Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media