Pilarberita.com – Musisi legendaris Iwan Fals menyampaikan pesan empati atas bencana alam yang melanda Aceh saat tampil dalam konser musik di kawasan Parkir Timur Surabaya Plaza, Sabtu malam (31/1/2026). Di hadapan ribuan penonton, ia mengajak masyarakat Surabaya untuk turut merasakan duka dan mendoakan para korban terdampak bencana.
Pesan tersebut disampaikan di sela penampilannya yang berlangsung hangat dan penuh makna. Melalui lagu-lagu bernuansa lembut, Iwan Fals menciptakan suasana reflektif yang menyentuh emosi penonton. Sekitar 12 ribu orang terlihat larut dalam kebersamaan, menikmati karya-karya yang telah melekat lintas generasi.
Dalam pernyataannya dari atas panggung, Iwan Fals menyinggung kondisi Aceh yang masih berjuang memulihkan diri pascabencana. Ia mengajak seluruh penonton untuk mengirimkan doa agar para korban dapat segera bangkit dan menjalani pemulihan dengan baik. Ajakan tersebut disambut dengan tepuk tangan panjang sebagai bentuk solidaritas bersama.
Konser ini menjadi bagian dari festival musik lintas kota yang menghadirkan beragam musisi ternama. Sejak gerbang dibuka pada pukul 15.00 WIB, antusiasme penonton sudah terasa. Penampilan band Kotak menghadirkan energi rock, sementara RAN dan Rossa membawa nuansa pop yang akrab. Aksi Rony Parulian serta Project Pop turut melengkapi kemeriahan acara.
Selain deretan musisi, festival ini juga menonjolkan pemanfaatan teknologi jaringan 5G. Melalui portal visual yang disediakan penyelenggara, penonton di Surabaya dapat berinteraksi secara langsung dengan penonton dan musisi di Jakarta maupun Bali tanpa jeda waktu. Interaksi real-time tersebut menjadi pengalaman baru bagi pengunjung konser.
Head Brand Premium Segment XLSmart, Ahmad Syarief, menjelaskan bahwa kelancaran komunikasi lintas kota ditopang oleh jaringan 5G yang kini telah merata di wilayah Surabaya. Menurutnya, stabilitas jaringan menjadi kunci utama agar interaksi dapat berjalan tanpa gangguan.
Ia juga menyampaikan bahwa konser ini sekaligus memperkenalkan pengembangan teknologi Ultra 5G+ yang telah diperluas ke puluhan kota di Indonesia. Teknologi tersebut memungkinkan respons instan antar pengguna, baik untuk kebutuhan hiburan maupun komunikasi.
Kehadiran Iwan Fals dinilai menjadi daya tarik utama festival. Antusiasme masyarakat Surabaya terlihat tinggi, mengingat sang musisi jarang tampil di Kota Pahlawan dalam beberapa waktu terakhir. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang bersama untuk menyampaikan empati dan kepedulian sosial melalui musik.

