InformasiTeraktual
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
InformasiTeraktual
No Result
View All Result
Home Nasional

100 Hari Kinerja Kapolri Sigit, GMKI Apresiasi Inovasi Kebijakan Publik Polri

Admin Pilarberita by Admin Pilarberita
12 Mei 2021
in Nasional
0
100 Hari Kinerja Kapolri Sigit, GMKI Apresiasi Inovasi Kebijakan Publik Polri
0
SHARES
8
VIEWS

Jakarta – Pada 6 Mei 2021, tepat 100 hari perjalanan kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo di tubuh kepolisian. Menanggapi momentum tersebut, GMKI Pusat melalui Ketua Umum, Jefri Gultom berpendapat bahwa kita tidak bisa menilai kinerja kepemimpinan seseorang hanya dengan 100 hari pertama, berhubung cakupan wilayah geografis yang luas dengan kompleksitas masalah juga yang beragam, apalagi dengan situasi pandemi seperti sekarang.

Jefri Gultom juga mengatakan, banyak kebijakan dan terobosan di tubuh Polri yang belum sepenuhnya terwujud karena mempertimbangkan krisis Covid-19. Namun, harapan besar masyarakat dari waktu ke waktu tetap sama bagaimana kehadiran Polri memberikan kepastian hukum bagi semua warga masyarakat. Hal ini dikarenakan hukum selama ini tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Meski demikian, GMKI menghargai dan mengapresiasi usaha dan inisiatif Polri untuk melakukan inovasi kebijakan publik dalam tiga bulan bertugasnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sejauh ini dalam catatan GMKI, terobosan Kapolri adalah Virtual Police untuk peningkatan pelayanan dan kinerja melalui ekosistem digital hingga aplikasi pengawasan publik terhadap kepolisian. Jadi, dalam hal ini kepolisian sektor tidak mengurusi kasus pidana, mendorong konsep dialog melalui pendekatan budaya bagi Polsek untuk menjamin Keamanan dan Ketertiban masyarakat bersamaan dengan pembukaan taman baca untuk masyarakat di Polsek-Polsek terkait.

Listyo Sigit PrabowoKapolri Listyo Sigit Prabowo.(Foto: Istimewa)

Bahkan menurut GMKI, beliau mampu membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat lintas golongan, agama, suku dan ras. Tetapi, Jefri Gultom memandang yang paling penting ketika inovasi kebijakan publik memakai ekosistem digital adalah manajemen komunikasi publik baik secara internal maupun ekternal harus benar-benar terintegrasi secara baik.

Berhubung era digital yang juga dikenal dengan era Post-Truth memberi peluang bagi masyarakat untuk terjebak pada hoaks dan berita bohong. Tandanya institusi Polri tidak hanya melakukan inovasi atas kebijakannya tapi juga pola pendekatan dan komunikasi publik melalui penguatan literasi digital dan sosialisasi kebijakan agar tepat sasaran.

Sehingga cita-cita beliau yang akan menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan atau Polri Presisi bisa menjamin kepercayaan dan harapan akan keadilan bagi semua. Selain itu, kita juga mengapresiasi langkah Kapolri yang dengan sikap responsive terhadap peristiwa bencana yang terjadi melalui peningkatkan sinergisitas dan soliditas TNI-Polri, serta bekerjasama dengan kementerian/lembaga untuk mendukung dan mengawal program pemerintah.

Kita tidak bisa menilai kinerja kepemimpinan seseorang hanya dengan 100 hari pertama, berhubung cakupan wilayah geografis yang luas dengan kompleksitas masalah juga yang beragam.

Pada momentum 100 hari ini, kami menyampaikan tujuh pengingat dan harapan bagi Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan keluarga besar kepolisian untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sejarah dengan baik kedepannya.

Pertama, penanganan Covid-19 menjadi dalih penangkapan sewenang-wenang dan pembubaran aksi massa yang masih terjadi dibeberapa wilayah.

Kedua, integrasi sistem pelayanan terpadu yang masih terdapat cara lama yakni pungutan liar, terutama di tingkat menengah kebawah.

Ketiga, masalah terorisme dan tantangan disintegrasi nasional. Kami berharap kepada Polri untuk melakukan pendekatan humanis dalam proses pencegahan tidak hanya mengandalkan penindakkan.

Artinya deradikalisasi dan sosialisasi mengenai wawasan kebangsaan harus lebih mengedepankan pendekatan berbasis budaya lokal dengan mengajak masyarakat ikut terlibat dan berpartisipasi dalam memperkuat pemahaman mengenai Pancasila. Artinya perlu kerjasama dan kolaborasi yang intensif dengan organisasi, LSM, institusi agama, tokoh-tokoh bangsa untuk mengatasi ancaman ini.

Keempat, Polri harus menjamin sikap independensinya dalam menangani berbagai kasus khusus bagi anggota Polri aktif yang sedang bertugas di institusi lain diluar Polri.

Kelima, kasus HAM yang dari tahun ke tahun masih menyimpan reaksi negative dari para korban dan aktivis HAM termasuk LSM yang kurang transparan dalam penanganannya. Misalkan saja kasus Laskar FPI yang menuai banyak protes.

Keenam, khusus untuk kasus HAM di Papua diharapkan Polri lebih peka dan respek pada pendekatan budaya masyarakat Papua. Pola komunikasi dan integrasi antara kebijakan Polri sebagai wujud kehadiran negara dengan pendekatan kultural sebagi fondasi dialog agar lebih intensif sehingga titik temu penyelesaian maslah Papua bisa secepatnya terwujud.

Untuk poin keenam, sangat penting ditahun ini karena bertepatan dengan isu Otonomi Khusus. Pada konteks inilah institusi Polri dituntut untuk lebih proaktif dalam melakukan dialog.

Ketujuh, Kapolri harus lebih responsif terhadap instruksi Presiden terkait Mafia Tanah. Mengingat kasus mafia tanah ini sudah menumpuk sejak lama dari tahun ke tahun bahkan Kapolri silih berganti tetapi mafia tanah tetap seiring sejalan tanpa ada kejelasan dalam penyelesaiannya.

Dengan begitu, besar harapan bahwa konsep Kapolri yang akan menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan atau ‘’Polri PRESISI’’, harus menjadi etos kerja atau habitus baru kinerja anggota polri. []

Admin Pilarberita

Admin Pilarberita

Related Posts

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Meneguhkan Ideologi Bangsa
Nasional

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Meneguhkan Ideologi Bangsa

1 Oktober 2025
Operasi Patuh 2025 Segera Digelar Serentak di Seluruh Indonesia, Catat Tanggalnya
Nasional

Operasi Patuh 2025 Segera Digelar Serentak di Seluruh Indonesia, Catat Tanggalnya

11 Juli 2025
Pendaki Asal Brasil Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Lakukan Evakuasi Bertahap
Nasional

Pendaki Asal Brasil Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Lakukan Evakuasi Bertahap

25 Juni 2025
Next Post
Pemerintah PNG pastikan kelompok batalion sepik separatis tidak mewakili PNG

Pemerintah PNG pastikan kelompok batalion sepik separatis tidak mewakili PNG

Pemerintah PNG pastikan kelompok batalion sepik separatis tidak mewakili PNG

Ramai, Batalion Sepik Separatis yang di buru Pemerintah PNG Defense Force

Sekretaris Yayasan HAM Papua, Arnold Romsumbre : Keamanan Papua Milik Kita Bersama

Sekretaris Yayasan HAM Papua, Arnold Romsumbre : Keamanan Papua Milik Kita Bersama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Banjir di Nganjuk, RSI Sempat Tergenang hingga Pasien Dievakuasi

Banjir di Nganjuk, RSI Sempat Tergenang hingga Pasien Dievakuasi

5 tahun ago
Komjen Listyo Sigit Prabowo: Lokomotif menuju Police 4.0

Komjen Listyo Sigit Prabowo: Lokomotif menuju Police 4.0

5 tahun ago
Alami Tindakan Premanisme, Laporkan Segera ke Call Center 110 !

Alami Tindakan Premanisme, Laporkan Segera ke Call Center 110 !

5 tahun ago
Prof Ali Ngabalin Dukung Langkah Prabowo, Amnesti dan Abolisi Bukan Bentuk Dendam

Prof Ali Ngabalin Bicara Tegas: Hukum Perlu Dibenahi, Bukan Didewakan

6 bulan ago

Categories

  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Politik
  • Catatan Media
  • Daerah
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pandemi
  • Para Ahli
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Trending no.1 Media Sosial.
  • Vaksinasi Covid-19

Topics

Anies Baswedan Arus Lalu Lintas Arus Mudik ASN Bansos covid-19 DIVHUMAS DPR Gas Air Mata GWM Fatmawati Hari Juang Polri HUT Bhayangkara Indonesia jawa timur jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri kapolri Komjen Arif Wachyunadi Korlantas Korlantas Polri KPK Lalu Lintas Libur Nataru Moderasi Beragama Mudik Lebaran nadiem makarim Operasi Lilin 2024 pdip Pendidikan Polda Jatim Polda Metro Jaya Politik polri PPKM Darurat Prabowo prabowo subianto Pramono Anung Prof Ngabalin Rekayasa Lalu Lintas sidoarjo TNI TNI-Polri Transjakarta Vaksinasi
No Result
View All Result

Highlights

Kapolres Sleman Jelaskan Dilema Penanganan Kasus Hogi Minaya

Korlantas Polri Evaluasi Arus Mudik untuk Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Fokuskan Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026 di Jalur Trans Jawa

Saksi Akui Setor Uang Tambahan untuk Perjalanan Dinas Pejabat Kemenaker

DPR Dorong Optimalisasi ETLE Digital untuk Keselamatan Pengguna Jalan

KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Akibat Banjir di Sejumlah Lintasan

Trending

Iwan Fals Sampaikan Empati Bencana Aceh di Konser Surabaya
Berita Nasional

Iwan Fals Sampaikan Empati Bencana Aceh di Konser Surabaya

by christine natalia
2 Februari 2026
0

Pilarberita.com - Musisi legendaris Iwan Fals menyampaikan pesan empati atas bencana alam yang melanda Aceh saat tampil dalam...

Mengudara di Cibubur, ETLE Drone Patrol Presisi Rekam 30 Pelanggar Lalu Lintas

Korlantas Polri Terapkan ETLE Drone Patrol Presisi untuk Awasi Pelanggaran di Cibubur

31 Januari 2026
Jalan Ditutup, Hidup Warga Tersendat, Macet Parah Tiap Hari di Stadion Singaperbangsa

Jalan Ditutup, Hidup Warga Tersendat: Macet Parah Tiap Hari di Stadion Singaperbangsa

29 Januari 2026
Kapolres Sleman Jelaskan Dilema Penanganan Kasus Hogi Minaya

Kapolres Sleman Jelaskan Dilema Penanganan Kasus Hogi Minaya

29 Januari 2026
Korlantas Polri Matangkan Operasi Ketupat 2026 untuk Pengamanan Mudik Lebaran

Korlantas Polri Evaluasi Arus Mudik untuk Operasi Ketupat 2026

28 Januari 2026
© Copyright Pilarberita Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media