InformasiTeraktual
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
InformasiTeraktual
No Result
View All Result
Home Tak Berkategori

Bos BPJS Kesehatan Buka-bukaan Kinerja hingga Surplus Rp 18,7 Triliun

Admin Pilarberita by Admin Pilarberita
11 Februari 2021
in Tak Berkategori
0
Bos BPJS Kesehatan Buka-bukaan Kinerja hingga Surplus Rp 18,7 Triliun
0
SHARES
15
VIEWS

detik.com – Jajaran direksi BPJS Kesehatan saat ini bisa bernafas lega lantaran berhasil membukukan arus kas surplus sebesar Rp 18,7 triliun di tahun 2020. Capaian ini untuk pertama kalinya setelah tahun-tahun sebelumnya selalu defisit.

Dengan capaian tersebut, jajaran direksi atau seluruh pegawai BPJS Kesehatan pun tak perlu khawatir kritikan masalah defisit dari banyak khalayak.

Bagaimana ceritanya jajaran direksi BPJS Kesehatan bisa membukukan arus kas surplus Rp 18,7 triliun di tahun 2020? Simak wawancara lengkap Direktur BPJS Kesehatan, Fachmi Idris dengan detikcom:

Di tengah pandemi ketika banyak perusahaan pada limbung, justru BPJS Kesehatan menunjukkan catatan prestasi keuangan yang baik, boleh diceritakan?

Ya ini sebetulnya saya tidak mengatakan ini prestasi, ini bagian dari proses yang alamiah, yang kemudian secara bersama BPJS sebagai bagian dari pemerintah, kita semua jajaran pemerintah memiliki konsen yang tinggi terhadap Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini, apalagi kalau kita bicara JKN ini bagian dari meningkatkan human capital yang merupakan apa yang disampaikan pak Presiden, kita ingin SDM unggul Indonesia maju.

Konsen ini yang kemudian kita lihat bersama, selama ini apa sih masalah yang menyebabkan defisit, bahkan sempat kita ketemu 2018-2019 waktu itu kita diaudit penuh, audit populasi seluruh kantor cabang, mitra kita, bahkan puskesmas pun diaudit oleh BPKP, bahkan mitra perusahaan yang pesertanya terdaftar juga di cek, dilihat. Sebetulnya, sehingga menyimpulkan apa betul isu tentang defisit ini karena tata kelola yang tidak betul, apakah defisit ini karena ada fraud yang besar.

Tetapi ternyata setelah dicek oleh BPKP, bahwa akar masalahnya bukan di situ. Bahwa ada potensi fraud itu iya, itu kita terus benahi itu tidak sampai 1% dibandingkan spending yang besar. Bahkan kemarin kami melaporkan kepada Kepala BPKP untuk closing sehingga angkanya semakin sangat katakanlah tidak begitu material, tapi ini bagian yang kita perhatikan, konsen, karena kemungkinan itu selalu ada.

Kemudian soal lain tentang kebijakan yang tidak berjalan dengan ketentuan, setelah ini dilihat, Bu Menteri Keuangan kami terimakasih, karena Bu Sri Mulyani ini orang yang sangat prudent, awalnya saya agak gugup juga beliau perintahkan semua diperiksa, ternyata beliau ingin memastikan betul akar masalahnya sehingga keluar dari beliau sendiri oh kalau begitu masalahnya iuran ini.

Karena beliau sempat berbicara dengan nada tinggi, karena bisanya minta?

Berarti beliau ingin mengatasi tersebut dengan dicek dulu semuanya, jangan sampai ada tata kelola yang salah. Setelah clear di situ kemudian melihat upaya pengendalian BPJS sudah dilakukan terus menerus dengan perbaikan, mengendalikan klaim bermasalah, memastikan klaim itu bukan fiktif atau klaim yang tidak seharusnya, itukan kita pengendalian. Upaya kita merekrut peserta, keinginan kita peserta bukan penerima upah (PBPU) semakin meningkat, regulasi yang baik kita lakukan, baru kemudian diputuskan penyesuaian iuran.

Dengan penyesuaian ini kita dapat mengukur lebih pas, dengan demikian program ini akan lebih sustain, itu kanta kuncinya. Dan kita bersyukur ada upaya internal BPJS untuk pengendalian biaya, meningkatkan upaya kolektibilitas iuran, satu sisi penyesuaian iuran yang kemudian setelah audit itu pemerintah konsisten dan kami juga sangat bersyukur bapak Presiden melihat ini sebagai sesuatu keputusan yang mesti diambil. Karena pak Presiden sebetulnya sudah mengalokasikan 96,8 juta orang miskin tidak mampu, pemda juga secara keseluruhan menyumbangkan kontribusi untuk peserta miskin tidak mampu sekitar total di 2019 132 juta penduduk itu sudah ditanggung pemerintah.

Sehingga mereka yang tidak masuk kategori itu yuk gotong-royong bayar iuran sesuai hitungan yang seharusnya. Dari situ kita mulai tahun 2020 bulan Juli itu tidak ada gagal bayar lagi ke rumah sakit.

Admin Pilarberita

Admin Pilarberita

Related Posts

Renjani
Tak Berkategori

Semangat Kartini dalam Seni dan Teknologi: Perempuan Indonesia di Peta Global

21 April 2026
wearesthera AI Girlgroup Tradition in Our Blood, Power in Our Voice
Tak Berkategori

ESTHERA: Inovasi Musik Digital Indonesia Melalui Integrasi Vokal Ritual Nusantara dan AI

21 April 2026
Kapolri dan Ketum Bhayangkari Resmi Lepas Kemala Run 2026
Tak Berkategori

Kapolri dan Ketum Bhayangkari Resmikan Kemala Run 2026, Wujud Sport Tourism dan Kemanusiaan di Bali

19 April 2026
Next Post
Studi Temukan Beda Gejala COVID-19 Berdasarkan Usia

Studi Temukan Beda Gejala COVID-19 Berdasarkan Usia

Jika Anies vs Gibran, Pilkada DKI 2024 Bakal Ketat

Jika Anies vs Gibran, Pilkada DKI 2024 Bakal Ketat

Jokowi Perkirakan Vaksin Merah Putih Bisa Diproduksi Akhir Tahun 2021

Jokowi Perkirakan Vaksin Merah Putih Bisa Diproduksi Akhir Tahun 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemulangan 249 WNIB dari Kamboja Ungkap Pola Perekrutan dan Kerja Paksa Daring

Pemulangan 249 WNIB dari Kamboja Ungkap Pola Perekrutan dan Kerja Paksa Daring

3 bulan ago
Kapolri Hadiri Launching Buku ‘Bhayangkari Sejati Mengabdi Tanpa Henti’

Kapolri Hadiri Launching Buku ‘Bhayangkari Sejati Mengabdi Tanpa Henti’

4 tahun ago
Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H.

Irjen Pol Roycke Harry Langie Ditunjuk Sebagai Kapolda Sulut, Putra Daerah yang Kembali Melayani!

2 tahun ago
Menteri PPPA: Perempuan dan Laki-laki Harus Miliki Akses yang Sama

Menteri PPPA: Perempuan dan Laki-laki Harus Miliki Akses yang Sama

5 tahun ago

Categories

  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Politik
  • Catatan Media
  • Daerah
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pandemi
  • Para Ahli
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Trending no.1 Media Sosial.
  • Vaksinasi Covid-19

Topics

arus balik Arus Balik Lebaran Arus Lalu Lintas Arus Mudik Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran covid-19 DIVHUMAS DPR GWM Fatmawati Hari Juang Polri Indonesia jawa timur jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri kapolri keselamatan jalan keselamatan lalu lintas Keselamatan Mudik Komjen Arif Wachyunadi Korlantas Korlantas Polri KPK Lalu Lintas Libur Nataru Moderasi Beragama Mudik Aman Keluarga Bahagia Mudik Lebaran One way nasional operasi ketupat Operasi Ketupat 2026 Operasi Lilin 2024 pdip Polantas Polantas humanis Polda Jatim Polda Metro Jaya polri PPKM Darurat Prabowo prabowo subianto Pramono Anung Prof Ngabalin Rekayasa Lalu Lintas
No Result
View All Result

Highlights

Polantas dan Publik: Dari Mengatur ke Mendengar untuk Pelayanan Lebih Humanis

Rakor Samsat 2026 Resmi Dibuka Kakorlantas, Sentuhan Humanis Jadi Perhatian

Korlantas Humanis Dirasakan Ojol, Pendekatan Lebih Dekat di Jalan

Kakorlantas Inisiasi Asosiasi Ojol Nusantara, Perkuat Sinergi Keselamatan Jalan

Kakorlantas Perkuat Kolaborasi Ojol, Jaga Kamtibmas dengan Pendekatan Humanis

Edukasi Keselamatan Jadi Kunci, Polantas Ubah Cara Pandang Lalu Lintas

Trending

Polantas Lebih Dekat Lebih Peduli Lebih Dipercaya, Transformasi Pelayanan Publik di Jalan RayaPolantas Lebih Dekat Lebih Peduli Lebih Dipercaya, Transformasi Pelayanan Publik di Jalan Raya
jaga negeri

Polantas Lebih Dekat Lebih Peduli Lebih Dipercaya, Transformasi Pelayanan Publik di Jalan Raya

by christine natalia
24 April 2026
0

Jakarta — Peran polisi lalu lintas mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya identik dengan...

Polantas Presisi dan Empati Jadi Kunci Pelayanan Modern di Jalan Raya

Polantas Presisi dan Empati Jadi Kunci Pelayanan Modern di Jalan Raya

24 April 2026
Polantas di Jalan dan Luar Jalan, Lebih dari Sekadar Tugas Mengatur Lalu Lintas

Polantas di Jalan dan Luar Jalan: Lebih dari Sekadar Tugas Mengatur Lalu Lintas

24 April 2026
Bukan Sekadar Mengatur, Polantas Kini Fokus Mendengar Publik

Polantas dan Publik: Dari Mengatur ke Mendengar untuk Pelayanan Lebih Humanis

24 April 2026
Korlantas Humanis di Rakor Samsat 2026, Pantun Pembuka, Pelayanan Publik Diperkuat

Rakor Samsat 2026 Resmi Dibuka Kakorlantas, Sentuhan Humanis Jadi Perhatian

23 April 2026
© Copyright Pilarberita Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media