InformasiTeraktual
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
InformasiTeraktual
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Kepsek SMAN di Lebak Dinonaktifkan Usai Diduga Tampar Murid yang Ketahuan Merokok

christine natalia by christine natalia
15 Oktober 2025
in Berita Daerah
0
Kepsek SMAN di Lebak Dinonaktifkan Usai Diduga Tampar Murid yang Ketahuan Merokok

Kepsek SMAN di Lebak Dinonaktifkan Usai Diduga Tampar Murid yang Ketahuan Merokok

0
SHARES
10
VIEWS

Pilarberita.com – Kasus dugaan kekerasan yang dilakukan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, menuai perhatian publik. Kepala sekolah tersebut diduga menampar seorang murid yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah. Akibat tindakan itu, ia kini dinonaktifkan dari jabatannya dan dilaporkan ke pihak kepolisian oleh orang tua siswa.

Kronologi bermula saat murid tersebut tertangkap sedang merokok di area sekolah. Kepala sekolah yang mengetahui perbuatan itu diduga menegur dan kemudian menampar siswa bersangkutan. Insiden itu memicu kemarahan orang tua murid, yang kemudian melapor ke Polres Lebak untuk menempuh jalur hukum.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lebak, Ipda Limbong, membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut. Ia menyebut laporan diterima pada Jumat (10/10/2025) dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Laporan sudah masuk dan sedang kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengonfirmasi bahwa kepala sekolah yang terlibat dalam insiden tersebut telah dinonaktifkan sementara. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan objektif tanpa intervensi. “Proses penonaktifan sedang kami lakukan agar penyelidikan bisa berjalan transparan,” tutur Andra di Serang, Selasa (14/10/2025).

Kasus ini juga mendapat sorotan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Komisioner KPAI Aris Adi Leksono menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh kepala sekolah tersebut. Menurutnya, perilaku menyimpang siswa seharusnya ditangani dengan pendekatan pembinaan yang positif, bukan dengan kekerasan.

“Perilaku menyimpang peserta didik semestinya dibina melalui disiplin positif, bukan dengan hukuman fisik. Kepala sekolah seharusnya menggali penyebab perilaku anak, menerapkan konsekuensi yang logis, serta membangun komunikasi asertif agar siswa dapat memperbaiki diri,” kata Aris.

Ia menambahkan bahwa pihak sekolah tidak boleh bertindak sendirian dalam menindak pelanggaran yang dilakukan siswa. Keterlibatan orang tua dan keluarga, menurut Aris, menjadi kunci penting dalam proses pembinaan perilaku. “Pendekatan yang melibatkan keluarga akan membantu pengawasan dan pemberdayaan anak secara berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aris menegaskan bahwa tindakan kekerasan, apapun alasannya, tidak bisa dibenarkan di lingkungan pendidikan. Ia mengingatkan bahwa Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 telah secara tegas melarang segala bentuk kekerasan di satuan pendidikan. Dalam aturan tersebut juga dijelaskan bahwa pelaku kekerasan dapat dikenai sanksi administratif tanpa menghapus kemungkinan sanksi pidana.

Menurut Aris, setiap kasus kekerasan di sekolah harus ditangani oleh satuan tugas (satgas) lintas instansi agar penyelesaiannya menyeluruh dan tidak hanya berhenti pada sanksi individual. “Penanganan kasus seperti ini harus dilakukan secara kolaboratif antara dinas pendidikan, aparat penegak hukum, serta lembaga perlindungan anak,” ungkapnya.

Kasus di Lebak ini kembali membuka perdebatan publik mengenai batasan disiplin di sekolah. Banyak pihak menilai bahwa menjaga ketertiban dan kedisiplinan memang penting, namun tidak boleh dilakukan dengan cara yang melanggar hak anak. Sebaliknya, pendekatan edukatif dinilai lebih efektif dalam membentuk karakter siswa.

Hingga kini, proses penyelidikan terhadap dugaan penamparan tersebut masih berlangsung. Pihak kepolisian disebut akan memanggil sejumlah saksi, termasuk guru dan siswa lain yang berada di lokasi kejadian, guna memastikan kronologi sebenarnya.

Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar upaya pembinaan di dunia pendidikan tetap mengedepankan prinsip perlindungan anak serta menjunjung tinggi etika profesionalisme pendidik.

Tags: kekerasan di sekolahkepala sekolahKPAILebak Bantentampar murid
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Kapolres Sleman Jelaskan Dilema Penanganan Kasus Hogi Minaya
Berita Daerah

Kapolres Sleman Jelaskan Dilema Penanganan Kasus Hogi Minaya

29 Januari 2026
KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Akibat Banjir di Sejumlah Lintasan
Berita Daerah

KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Akibat Banjir di Sejumlah Lintasan

19 Januari 2026
Ratusan Pemotor Lintasi Tol dari Bekasi ke Jakarta Utara Imbas Banjir
Berita Daerah

Ratusan Pemotor Lintasi Tol dari Bekasi ke Jakarta Utara Imbas Banjir

14 Januari 2026
Next Post
Empat Menteri Dinilai Berperan Vital Jalankan Asta Cita di Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Empat Menteri Dinilai Berperan Vital Jalankan Asta Cita di Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Istighosah Hari Santri 2025, Ribuan Santri Doakan Indonesia di Masjid Istiqlal

Istighosah Hari Santri Nasional 2025, Ribuan Santri Doakan Indonesia di Masjid Istiqlal

Pramono Anung Akan Bahas Skema Pembiayaan RS Tipe A di Lahan Sumber Waras dengan Menkes

Pramono Anung Akan Bahas Skema Pembiayaan RS Tipe A di Lahan Sumber Waras dengan Menkes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

24 Mobil Respon Cepat Vaksin Merdeka di Surabaya Diluncurkan

24 Mobil Respon Cepat Vaksin Merdeka di Surabaya Diluncurkan

5 tahun ago
Rapim 2021, TNI-Polri Bahas Penanggulangan Pandemi Covid-19

Rapim 2021, TNI-Polri Bahas Penanggulangan Pandemi Covid-19

5 tahun ago
Cegah Gangguan Kamtibmas Bhabinkamtibmas Koordinasi Dengan Perangkat Desa

Cegah Gangguan Kamtibmas Bhabinkamtibmas Koordinasi Dengan Perangkat Desa

5 tahun ago
Sinergitas Kapolsek Luwuk, TNI, Pemerintah Kecamatan dan Masyarakat Melalui Aksi Peduli Kebersihan

Sinergitas Kapolsek Luwuk, TNI, Pemerintah Kecamatan dan Masyarakat Melalui Aksi Peduli Kebersihan

4 tahun ago

Categories

  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Politik
  • Catatan Media
  • Daerah
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pandemi
  • Para Ahli
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Trending no.1 Media Sosial.
  • Vaksinasi Covid-19

Topics

arus balik Arus Balik Lebaran Arus Lalu Lintas Arus Mudik Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran covid-19 DIVHUMAS DPR GWM Fatmawati Hari Juang Polri Indonesia jawa timur jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri kapolri kecelakaan turun keselamatan lalu lintas Keselamatan Mudik Komjen Arif Wachyunadi Korlantas Korlantas Polri KPK Lalu Lintas Libur Nataru Moderasi Beragama Mudik Aman Keluarga Bahagia Mudik Lebaran nadiem makarim One way nasional operasi ketupat Operasi Ketupat 2026 Operasi Lilin 2024 pdip Polda Jatim Polda Metro Jaya polri PPKM Darurat Prabowo prabowo subianto Pramono Anung Prof Ngabalin Rekayasa Lalu Lintas TNI-Polri
No Result
View All Result

Highlights

Lebih dari Lancar, Mudik 2026 Hadirkan Rasa Tenang bagi Pemudik

Mudik 2026 Dinilai Sukses, Survei Catat 84,1 Persen Publik Puas pada Polri

Kepuasan Masyarakat 88,8 Persen, Kakorlantas Ungkap Peran Data dalam Pengelolaan Lalu Lintas

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Keberhasilan Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Wamenhub Suntana Apresiasi Polri, Arus Mudik 2026 Stabil dan Terkendali

Kakorlantas Laporkan 78 Persen Kendaraan Arus Balik Sudah Kembali ke Jakarta

Trending

Dari Data ke Kehidupan, Transformasi Polantas Wujudkan Mudik Lebih Aman dan Humanis
jaga negeri

Data dan Empati Bersatu, Polantas Wujudkan Mudik Lebih Manusiawi

by christine natalia
14 April 2026
0

Jakarta — Pergerakan jutaan masyarakat selama periode mudik Lebaran selalu menjadi fenomena tahunan yang menuntut pengelolaan lalu...

Evaluasi Mudik 2026, Komisi V DPR Apresiasi Penurunan Angka Kecelakaan

Mudik 2026 Lebih Aman, DPR Nilai Koordinasi Lintas Sektor Membaik

13 April 2026
Kakorlantas Kenang Bripka Fajar Permana, Pahlawan di Balik Sukses Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Sampaikan Duka, Bripka Fajar Permana Dikenang sebagai Pahlawan Jalan Raya

13 April 2026
Di Balik Kelancaran Mudik, Ada Rasa Aman yang Dirasakan Pemudik

Lebih dari Lancar, Mudik 2026 Hadirkan Rasa Tenang bagi Pemudik

10 April 2026
Kepuasan Publik 84,1 Persen, Kinerja Polri di Mudik Lebaran 2026 Dinilai Positif

Mudik 2026 Dinilai Sukses, Survei Catat 84,1 Persen Publik Puas pada Polri

10 April 2026
© Copyright Pilarberita Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media