InformasiTeraktual
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
InformasiTeraktual
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Hadi Tjahjanto Ungkap 80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terlibat Judi Online

christine natalia by christine natalia
20 Juni 2024
in Berita Nasional
0
Hadi Tjahjanto Ungkap 80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terlibat Judi Online. Sumber Detik.

Hadi Tjahjanto Ungkap 80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terlibat Judi Online. Sumber Detik.

0
SHARES
6
VIEWS

PilarBerita.com – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto, mengungkapkan data yang mengejutkan tentang partisipasi anak-anak dalam judi online. Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (19/6/2024) di Kantor Kemenkopolhukam, Hadi menyebutkan bahwa dua persen dari total pemain judi online di Indonesia adalah anak di bawah usia 10 tahun. Ini berarti sekitar 80 ribu anak telah terlibat dalam aktivitas yang ilegal ini.

“Sesuai data demografi pemain judi online, usia di bawah 10 tahun itu ada 2 persen dari pemain. Totalnya 80 ribu yang terdeteksi,” ujar Hadi Tjahjanto. Data tersebut memperlihatkan adanya masalah serius terkait akses dan pengaruh judi online terhadap anak-anak.

Lebih lanjut, Hadi merinci statistik pemain judi online berdasarkan usia. Ia menyatakan bahwa pemain berusia 10-20 tahun mencapai 11 persen atau sekitar 440 ribu orang. Sedangkan pemain berusia 21-30 tahun berjumlah 520 ribu orang atau setara dengan 13 persen dari total pemain.

Kelompok usia terbesar yang terlibat dalam judi online berasal dari rentang usia 30-50 tahun, yang mencakup 40 persen atau sekitar 1,64 juta orang. Sementara itu, pemain dengan usia di atas 50 tahun mencapai sekitar 1,35 juta orang atau 34 persen dari total pemain judi online di Indonesia.

“Ini rata-rata kalangan menengah ke bawah yang jumlahnya 80 persen dari jumlah pemain 2,37 juta tersebut,” ungkap Hadi. Ia menjelaskan bahwa masyarakat yang bermain judi online umumnya berasal dari kalangan menengah ke bawah, dengan nominal transaksi yang berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu per kali bermain.

Transaksi nominal yang dilakukan oleh kelas menengah ke bawah ini jauh berbeda dengan kelas menengah ke atas. “Dan klaster nominal transaksinya untuk menengah ke bawah itu antara 10-100 ribu rupiah,” kata Hadi. Ia menambahkan bahwa masyarakat kelas menengah ke atas dapat melakukan transaksi mulai dari Rp 100 ribu hingga mencapai Rp 40 miliar.

Namun, Hadi belum merinci jumlah pasti masyarakat kelas menengah atas yang terlibat dalam judi online. “Menurut data, untuk klaster nominal transaksi kelas menengah ke atas itu antara Rp 100 ribu sampai Rp 40 miliar,” ujarnya.

Dalam menanggapi situasi ini, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online. Satgas ini bertugas melakukan operasi penegakan hukum terkait aktivitas judi online di Indonesia. Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, mengungkapkan bahwa sudah ada sekitar 5.000 rekening yang diblokir karena terkait dengan judi online.

“Aset yang ada di dalam ribuan rekening itu berjumlah ratusan miliar rupiah,” ungkap Ivan. Meskipun demikian, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah pasti uang yang telah diblokir tersebut.

Operasi penegakan hukum ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memberantas judi online, yang tidak hanya merugikan secara ekonomi tetapi juga berdampak sosial. Hadi menegaskan pentingnya peran semua pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, dalam melindungi anak-anak dari pengaruh negatif judi online. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan dan regulasi terhadap aktivitas judi online demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi muda.

Partisipasi anak-anak dan remaja dalam judi online tidak hanya menimbulkan keprihatinan dari segi moral dan hukum, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan mereka. Banyak anak yang terjebak dalam kebiasaan berjudi sejak dini cenderung mengalami masalah seperti kecanduan, yang dapat mempengaruhi kinerja akademis dan hubungan sosial mereka.

Dari sisi ekonomi, judi online yang marak di kalangan menengah ke bawah menambah beban finansial bagi keluarga. Uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seringkali habis untuk berjudi. Hal ini berpotensi meningkatkan angka kemiskinan dan masalah sosial lainnya.

Pemerintah bersama dengan berbagai lembaga terkait perlu melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah anak-anak dan remaja terlibat dalam judi online. Edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya judi online harus ditingkatkan, baik di sekolah-sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Selain itu, regulasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap platform judi online juga perlu diperkuat. Pemerintah dapat bekerja sama dengan penyedia layanan internet untuk memblokir akses ke situs-situs judi online. Peningkatan kapasitas penegak hukum dalam mendeteksi dan menindak pelaku judi online juga menjadi hal yang penting.

Masalah judi online di Indonesia, terutama yang melibatkan anak-anak, membutuhkan perhatian dan tindakan serius dari semua pihak. Data yang disampaikan oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menunjukkan bahwa permasalahan ini sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait, diharapkan judi online dapat diminimalisir dan generasi muda Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang lebih sehat dan positif.

Baca juga:  Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Sumber: Tvone.

Tags: Hadi Tjahjantojudi onlineKemenkopolhukamMenko Polhukam
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Iwan Fals Sampaikan Empati Bencana Aceh di Konser Surabaya
Berita Nasional

Iwan Fals Sampaikan Empati Bencana Aceh di Konser Surabaya

2 Februari 2026
Saksi Akui Setor Uang Tambahan untuk Perjalanan Dinas Pejabat Kemenaker
Berita Nasional

Saksi Akui Setor Uang Tambahan untuk Perjalanan Dinas Pejabat Kemenaker

27 Januari 2026
DPR Tetapkan Sembilan Prioritas Strategis pada Masa Sidang III 2025–2026
Berita Nasional

DPR Tetapkan Sembilan Prioritas Strategis pada Masa Sidang III 2025–2026

15 Januari 2026
Next Post
Indonesia Hadapi Tantangan Angkutan Umum, Perlu Evaluasi Kritis!

Indonesia Hadapi Tantangan Angkutan Umum, Perlu Evaluasi Kritis!

NasDem Dukung Bobby Nasution dalam Pilgub Sumut 2024. Sumber InfoBankNews.

NasDem Dukung Bobby Nasution dalam Pilgub Sumut 2024

Proyek Pengendalian Banjir dan Rob Tahap II di Semarang Optimis Bisa Tahan Hingga 30 Tahun ke Depan. Sumber Alonesia.

Jokowi Optimis Proyek Pengendalian Banjir dan Rob Tahap II di Semarang Tahan Hingga 30 Tahun ke Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan Klaim Stok Beras Berlebih, Kemendag Bilang Perlu Impor

Kementan Klaim Stok Beras Berlebih, Kemendag Bilang Perlu Impor

5 tahun ago
Peringatan Puncak Hari Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Warga Diimbau Hindari Sejumlah Ruas Jalan

Peringatan Puncak Hari Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Warga Diimbau Hindari Sejumlah Ruas Jalan

7 bulan ago
Polri imbau masyarakat patuh untuk tidak mudik

Polri imbau masyarakat patuh untuk tidak mudik

5 tahun ago
Ganjar Pranowo Deklarasikan Diri sebagai Oposisi, Tegakkan Keseimbangan Politik Kabinet Prabowo-Gibran! Sumber UMSU.

Ganjar Pranowo Deklarasikan Diri sebagai Oposisi, Tegakkan Keseimbangan Politik Kabinet Prabowo-Gibran!

2 tahun ago

Categories

  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Politik
  • Catatan Media
  • Daerah
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pandemi
  • Para Ahli
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Trending no.1 Media Sosial.
  • Vaksinasi Covid-19

Topics

Anies Baswedan Arus Lalu Lintas Arus Mudik ASN Bansos covid-19 DIVHUMAS DPR Gas Air Mata GWM Fatmawati Hari Juang Polri HUT Bhayangkara Indonesia jawa timur jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri kapolri Komjen Arif Wachyunadi Korlantas Korlantas Polri KPK Lalu Lintas Libur Nataru Moderasi Beragama Mudik Lebaran nadiem makarim Operasi Lilin 2024 pdip Pendidikan Polda Jatim Polda Metro Jaya Politik polri PPKM Darurat Prabowo prabowo subianto Pramono Anung Prof Ngabalin Rekayasa Lalu Lintas sidoarjo TNI TNI-Polri Transjakarta Vaksinasi
No Result
View All Result

Highlights

Kapolres Sleman Jelaskan Dilema Penanganan Kasus Hogi Minaya

Korlantas Polri Evaluasi Arus Mudik untuk Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Fokuskan Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026 di Jalur Trans Jawa

Saksi Akui Setor Uang Tambahan untuk Perjalanan Dinas Pejabat Kemenaker

DPR Dorong Optimalisasi ETLE Digital untuk Keselamatan Pengguna Jalan

KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Akibat Banjir di Sejumlah Lintasan

Trending

Iwan Fals Sampaikan Empati Bencana Aceh di Konser Surabaya
Berita Nasional

Iwan Fals Sampaikan Empati Bencana Aceh di Konser Surabaya

by christine natalia
2 Februari 2026
0

Pilarberita.com - Musisi legendaris Iwan Fals menyampaikan pesan empati atas bencana alam yang melanda Aceh saat tampil dalam...

Mengudara di Cibubur, ETLE Drone Patrol Presisi Rekam 30 Pelanggar Lalu Lintas

Korlantas Polri Terapkan ETLE Drone Patrol Presisi untuk Awasi Pelanggaran di Cibubur

31 Januari 2026
Jalan Ditutup, Hidup Warga Tersendat, Macet Parah Tiap Hari di Stadion Singaperbangsa

Jalan Ditutup, Hidup Warga Tersendat: Macet Parah Tiap Hari di Stadion Singaperbangsa

29 Januari 2026
Kapolres Sleman Jelaskan Dilema Penanganan Kasus Hogi Minaya

Kapolres Sleman Jelaskan Dilema Penanganan Kasus Hogi Minaya

29 Januari 2026
Korlantas Polri Matangkan Operasi Ketupat 2026 untuk Pengamanan Mudik Lebaran

Korlantas Polri Evaluasi Arus Mudik untuk Operasi Ketupat 2026

28 Januari 2026
© Copyright Pilarberita Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media