InformasiTeraktual
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
InformasiTeraktual
No Result
View All Result
Home Para Ahli

Polisi Virtual Mengedepankan Edukasi Dunia Maya Beretika

admin by admin
8 Februari 2021
in Para Ahli
0
Polisi Virtual Mengedepankan Edukasi Dunia Maya Beretika
0
SHARES
10
VIEWS

Jakarta, 4/2/2021. Disebutkan bahwa dalam menerapkan polisi virtual nantinya pihak kepolisian akan menggandeng influencer dalam memberi edukasi ke masyarakat. Sedangkan penerapan teknologi untuk kepentingan pengawasan, pihak kepolisian akan memasang kamera pemantau.

“Revitalisasi Command Center dalam satu sistem informasi terintegrasi, termasuk mendorong terbentuknya regulasi yang mewajibkan pemasangan CCTV pada instansi Pemerintah, swasta, dan masyarakat agar terkoneksi dan terintegrasi,”kata Kapolri Listyo Sigit di Jakarta akhir Januari lalu.

Bedanya, cyber police (polisi siber) dikenal karena melakukan penegakan hukum bila ditemukan ada pelanggaran, atau tindak kejahatan dalam dunia maya. Nah, kalau polisi virtual lebih mengarah pada hal-hal yang bersifat edukasi bagi warganet pada umumnya. 

“Dengan polisi virtual,maka lebih mengarah pada hal-hal yang bersifat edukasi, pembelajaran melibatkan masyarakat, melibatkan influencer yang memiliki followers cukup banyak. Pembelajaran melibatkan masyarakat, influencer yang memiliki followers cukup banyak untuk mengedukasi tentang beretika, berbudaya yang baik dalam penggunaan media sosial,” jelas Sigit.

Konsep ini terlihat seperti yang kerap dilakukan Presiden Joko Widodo dalam mengampanyekan kebijakannya, yakni menggaet influencer. Nantinya kerja dari Virtual Police atau pihak-pihak yang terlibat di dalamnya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana bermedia sosial yang baik, berbudaya dan jauh dari tindakan atau kejahatan pidana. Asyik bukan? 

Masalah Etika di Dunia Maya

Menurutnya permasalahan utama warganet adalah belum adanya batasan dalam melontarkan kata-kata yang kurang pantas dalam bermedsos. Terutama yang berhubungan dengan etika. Menyinggung permasalahan ini, Kapolri mengatakan akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan data pribadi dan bermedsos yang baik di internet.

“Mengoptimalkan kampanye siber untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan data pribadi dan budaya etika bermedia sosial tanpa menutup ruang kreativitas dan menghadirkan polisi dunia maya yang mampu memberikan edukasi bagi masyarakat daring,” ujarnya. Selain itu, dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, pelayanan publik pun akan menjadi lebih mudah, seperti pembuatan surat kehilangan, perpanjangan SIM (Surat Izin Mengemudi), SKCK (dan sebagainya). Layanan ini akan bisa dilakukan di mana pun.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo akan menyiapkan pola penyampaian pendapat di muka umum dengan menjaga protokol kesehatan. Salah satu yang diusulkannya adalah menggunakan ruang siber untuk menjamin penyampaian pendapat warga negara Indonesia di masa pandemi COVID-19 ini.

Dengan koordinasi ini, Listyo berharap UU bisa dilaksanakan tapi protokol kesehatan tidak dilanggar dengan alasan menjaga keselamatan rakyat. Karena, lanjutnya, orang tanpa gejala jumlahnya semakin dan itu berisiko menularkan COVID-19 kepada orang lain. “Ini akan kita bicarakan secara khusus, apakah kebebasan berpendapatnya menggunakan ruang siber, tapi harus bisa membedakan etika dan norma-norma yang tak boleh dilanggar. Kita semua mencoba belajar memahami aturan yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Polisi Agus Andrianto memerintahkan seluruh anggotanya untuk segera menindaklanjuti program Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Termasuk soal polisi virtual ini. Dalam arahannya, Agus Andrianto juga menginstruksikan kepada anggotanya untuk menyusun program kerja, rencana aksi dan terobosan kreatif guna mendukung program Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

“Sempurnakan dan sesuaikan dengan penekanan Kapolri pada acara commander wish,” tuturnya di sela-sela acara rapat dengan tema “Tindak Lanjut Program Kerja 100 Hari Kapolri dalam Bidang Harkamtibmas”,  yang digelar di Mabes Polri, akhir Januari 2021 lalu.

Agus menjelaskan, bahwa program kerja tersebut akan disusun dan dikelompokkan jadi program jangka pendek, menengah dan panjang.”Koordinasikan dengan tim yang dibentuk Kapolri agar program kerja dan rencana aksi yang telah disusun selaraskan dengan kebijakan atau program Kapolri yang telah dipaparkan,” katanya.

Perbandingan Model Polisi Virtual Negara Lain

Polisi virtual bukanlah hal yang baru di dunia kepolisian. Beberapa negara sudah menerapkannya terlebih dulu. Kenyataannya masing-masing Negara memiliki cara dan metode yang berbeda dalam mengimplementasikan polisi virtual tersebut.

Di Indonesia sendiri baru Tulungagung saja yang sudah menerapkan program ini dengan serius. Maka, untuk memperkaya gambaran polisi virtual, di bawah ini adalah contoh-contoh polisi virtual milik negara-negara lain, yaitu:

Virtual Beijing Police – Tiongkok

Kota Tiongkok meluncurkan program Virtual Beijing Police pada tahun 2007. Sebagaimana petugas yang berjaga di kantor polisi, petugas bakal berjaga selama jam kerjanya di dalam situs resmi kepolisian Beijing guna menerima aduan dari masyarakat.

Netizen cukup menekan gambar kartun dari dua polisi yang muncul di website tersebut, jika ingin melaporkan informasi berbahaya atau situs pornografi. Setelah itu, netizen akan diminta untuk mengisi formulir dengan data-data yang dibutuhkan agar laporannya bisa diproses.

“Nantinya, petugas bakal menghubungi kontak yang sudah disertakan dalam jangka waktu 30 menit setelah pelaporan dibuat,” ungkap Zhao Hongzhi, Kepala Departemen Internet Kepolisian Beijing, dilansir dari China Daily.

Virtual Police Station – India

Bekerja sama dengan Commonwealth Human Rights Initiative (CHR), kepolisian Rajasthan mengembangkan Virtual Police Station (VPS) atau kantor polisi virtual. Melalui VPS, masyarakat umum bisa “memasuki” kantor polisi dengan leluasa secara virtual.

Masyarakat bisa memasuki setiap ruangan yang tersedia dalam pandangan 360 derajat. Nantinya, publik bisa mempelajari bagaimana proses dan prosedur hukum yang dijalankan petugas setiap harinya. Selain itu, pengguna bisa mengamati lebih jelas barang-barang yang tersedia di ruangan. Contohnya seperti surat registrasi, bukti kejahatan, peralatan polisi, telepon, dan masih banyak lagi.

Karena terobosan ini, pemerintah India pun menerapkan Virtual Police Station di beberapa provinsi. Antara lain Provinsi Odisha, Delhi, hingga wilayah Universitas Andhra.

Virtual Police Station – Brampton, Kanada

Berbeda dengan India yang mewujudkan VPS dalam bentuk website, Kepolisian Brampton malah memilih untuk menggunakan kios yang tersebar di beberapa titik. Melalui kios tersebut, masyarakat mendapatkan akses langsung menuju nomor aduan kepolisian, yakni 24-7. Nantinya, masyarakat bisa melaporkan berbagai hal yang dilihat atau dialami -mulai dari kerusakan properti, komplain terhadap pengendara, kasus kehilangan. Diluncurkan pada bulan November lalu, Virtual Police Station merupakan program Kepala Kepolisian Wilayah Peel, Brampton, Nishan Duraiappah. Menurutnya, virtual station merupakan cara untuk merangkul inovasi teknologi di bawah kepemimpinannya.

Polisi Virtual Tulungagung

Sebelum Komjen Listyo Sigit Prabowo mengemukakan gagasannya dalam uji kepatutan dan kelayakan tentang virtual police, Polres Tulungagung sudah lebih dulu meluncurkan polisi virtual. Polisi Virtual itu diberi nama Pos Digital Astuti, layanan ini menghubungkan masyarakat dengan pihak kepolisian tanpa harus bertatap muka.

Untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan kepolisian, masyarakat cukup menggunakan pos digital yang terletak satu deretan dengan mesin ATM di Golden Swalayan Tulungagung. Dengan menekan tombol yang tersedia, maka pengguna bakal secara otomatis terhubung melalui video call dengan petugas jaga.

“Ini pertama di Indonesia, masyarakat bisa langsung tersambung denga petugas kita melalui video call, dan menanyakan informasi apa saja yang dibutuhkan,” ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia tahun lalu. (EKS/dari berbagai sumber)

admin

admin

Related Posts

Gelar Bansos di Pelosok Desa, Cara Polres Demak Sambut HUT RI Ke-76
Berita Nasional

Gelar Bansos di Pelosok Desa, Cara Polres Demak Sambut HUT RI Ke-76

15 Agustus 2021
Belasan Warga Terpapar Corona, Satu Kampung di Cilandak Di-Lockdown
Para Ahli

Belasan Warga Terpapar Corona, Satu Kampung di Cilandak Di-Lockdown

21 Juni 2021
Polri: Terduga Teroris JAD di Tasikmalaya Berbaiat ke ISIS Tahun 2019
Nasional

Polri: Terduga Teroris JAD di Tasikmalaya Berbaiat ke ISIS Tahun 2019

19 Juni 2021
Next Post
Saatnya Polri Presisi Unjuk Kerja

Saatnya Polri Presisi Unjuk Kerja

Pemolisian Berbasis Data Wujudkan Presisi

Pemolisian Berbasis Data Wujudkan Presisi

Tantangan Terbesar Listyo Sigit Adalah Pembenahan Internal Polri

Tantangan Terbesar Listyo Sigit Adalah Pembenahan Internal Polri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Jokowi: CS dan Teller Bank Prioritas Vaksinasi

Jokowi: CS dan Teller Bank Prioritas Vaksinasi

5 tahun ago
Polsek Pratim Kawal Vaksinasi Covid-19 di Pasar Ganti

Polsek Pratim Kawal Vaksinasi Covid-19 di Pasar Ganti

5 tahun ago
Konferensi IAWP Kehormatan Bagi Indonesia

Konferensi IAWP Kehormatan Bagi Indonesia

4 tahun ago
Korlantas Polri Perkuat Pengawasan Lalu Lintas melalui ETLE Drone Patrol Presisi

ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Polri Tingkatkan Efektivitas Penegakan Hukum

2 minggu ago

Categories

  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Politik
  • Catatan Media
  • Daerah
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pandemi
  • Para Ahli
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Trending no.1 Media Sosial.
  • Vaksinasi Covid-19

Topics

Arus Lalu Lintas Arus Mudik ASN Bansos covid-19 DIVHUMAS DPR Gas Air Mata GWM Fatmawati Hari Juang Polri HUT Bhayangkara Indonesia jawa timur jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri kapolri keselamatan lalu lintas Komjen Arif Wachyunadi Korlantas Korlantas Polri KPK Lalu Lintas Libur Nataru Moderasi Beragama Mudik Lebaran nadiem makarim Operasi Lilin 2024 pdip Pendidikan Polda Jatim Polda Metro Jaya Politik polri PPKM Darurat Prabowo prabowo subianto Pramono Anung Prof Ngabalin Rekayasa Lalu Lintas sidoarjo TNI TNI-Polri Transjakarta Vaksinasi
No Result
View All Result

Highlights

Kemenhub Optimalkan Manajemen Lalu Lintas Selama Angkutan Lebaran

Irjen Agus Suryonugroho Tekankan Pentingnya Kepercayaan Publik dalam Modernisasi Lalu Lintas

Pemulangan 249 WNIB dari Kamboja Ungkap Pola Perekrutan dan Kerja Paksa Daring

Kakorlantas Polri Tinjau Sarana dan Prasarana Rest Area KM 66 Tol Pandaan

Kakorlantas Polri Ajak Ojol Kota Batu Aktif Jaga Ketertiban Lalu Lintas

Polantas Menyapa: Dari Penegakan Menuju Pelayanan Lalu Lintas

Trending

Penertiban Truk ODOL di Tol Jakarta-Cikampek, Cipularang, dan Merak Diperketat
jaga negeri

Polantas Sasar Truk Parkir Bahu Jalan Tol Atas Perintah Kakorlantas

by christine natalia
16 Februari 2026
0

Jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) bergerak serentak melakukan penertiban kendaraan angkutan barang di sejumlah ruas jalan tol...

PT Qudo Buana Nawakara dan MediaHUB Perkuat Transformasi Layanan Informasi Polri 2026

PT Qudo Buana Nawakara Melalui MediaHUB Polri Perkuat Peran PPID dalam Hadapi Tantangan Disinformasi

12 Februari 2026
Pengaturan Lalu Lintas Arus Mudik 2026 Resmi Ditetapkan, One Way hingga Ganjil Genap Berlaku

Strategi Pengendalian Arus Mudik 2026 untuk Cegah Kemacetan di Tol Trans Jawa

12 Februari 2026
Kemenhub Tetapkan Aturan Angkutan Lebaran 2026 untuk Jaga Kelancaran Mudik

Kemenhub Optimalkan Manajemen Lalu Lintas Selama Angkutan Lebaran

12 Februari 2026
Kakorlantas Menyapa Driver Ojol Kamtibmas Polda Kaltim, Pererat Sinergi

Irjen Agus Suryonugroho Tekankan Pentingnya Kepercayaan Publik dalam Modernisasi Lalu Lintas

10 Februari 2026
© Copyright Pilarberita Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media