InformasiTeraktual
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media
No Result
View All Result
InformasiTeraktual
No Result
View All Result
Home Trending no.1 Media Sosial.

Presiden Korsel Cabut Status Darurat Militer Kurang dari 12 Jam

christine natalia by christine natalia
5 Desember 2024
in Trending no.1 Media Sosial.
0
Presiden Korsel Cabut Status Darurat Militer Kurang dari 12 Jam

Presiden Korsel Cabut Status Darurat Militer Kurang dari 12 Jam

0
SHARES
13
VIEWS

Pilarberita.com – Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer pada Selasa (3/12) malam waktu setempat, menjadikannya yang pertama sejak 1987. Namun, status darurat militer tersebut resmi dicabut pada Rabu (4/12), kurang dari 12 jam setelah diterapkan.

Pencabutan ini dilakukan setelah Presiden Yoon mengadakan rapat kabinet darurat dan menindaklanjuti desakan Majelis Nasional Korea Selatan. Dalam voting yang digelar parlemen, mayoritas anggota menyetujui untuk membatalkan keputusan darurat militer.

Menurut Aniello Ello Iannone, pakar hubungan internasional Universitas Diponegoro, situasi politik dalam negeri menjadi pemicu utama kebijakan ini. Ia menjelaskan bahwa pemerintahan Yoon tengah menghadapi tekanan dari kelompok oposisi yang mendominasi parlemen.

Kelompok tersebut kerap menghalangi jalannya pemerintahan dengan cara memotong anggaran dan memakzulkan pejabat kunci di kabinet Yoon. Kondisi ini disebut terus berulang sepanjang masa kepemimpinan Presiden Yoon.

“Langkah ini diambil dalam konteks politik yang sangat tegang. Parlemen yang dikuasai oposisi secara aktif menghambat kebijakan pemerintahan, termasuk memotong anggaran dan memakzulkan pejabat,” ujar Iannone pada Rabu (4/12).

Baca juga: Prabowo Subianto Tinjau BLUPPB Karawang, Dorong Penguatan Sektor Budidaya Ikan Nila

Selain itu, Iannone menilai keputusan Yoon juga dipengaruhi oleh tekanan pribadi dan politik yang membayangi dirinya. “Yoon menghadapi skandal politik dan pribadi yang merusak kepercayaan publik serta popularitasnya. Banyak yang melihat darurat militer ini sebagai cara untuk mengalihkan perhatian dari kelemahan pemerintahannya,” tambahnya.

Namun, keputusan tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak. Youngshik Bong, profesor tamu di Yonsei University dan penasihat Kementerian Unifikasi Korea Selatan, menilai darurat militer ini tidak diperlukan.

Ia menjelaskan bahwa menurut Pasal 77 Konstitusi Korea Selatan, status darurat militer hanya dapat diterapkan dalam situasi darurat serius, seperti perang. Dalam kondisi saat ini, Korea Selatan tidak menghadapi ancaman semacam itu.

“Tidak ada kondisi darurat yang memadai untuk menerapkan kebijakan ini. Langkah ini tidak hanya tidak perlu, tetapi juga dapat menjadi bumerang bagi presiden,” kata Youngshik kepada Al Jazeera.

Meski telah dicabut, langkah Presiden Yoon tetap meninggalkan berbagai pertanyaan. Publik Korea Selatan mempertanyakan urgensi penerapan kebijakan yang terkesan tergesa-gesa tersebut.

Sejumlah pengamat menduga bahwa langkah ini dapat memperburuk citra Presiden Yoon di tengah tekanan politik yang sudah menumpuk. Dalam jangka panjang, keputusan tersebut dapat memengaruhi kestabilan politik dan posisi Yoon di pemerintahan.

Meskipun situasi kembali normal, dinamika politik di Korea Selatan tampaknya akan terus menjadi sorotan. Bagaimana Yoon akan menghadapi tekanan dari oposisi dan memulihkan kepercayaan publik masih menjadi pertanyaan besar.

Tags: darurat militerKorea SelatanPresiden Korea SelatanYoon Suk Yeol
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Bridgestone Tutup Pabrik di Belgia Akibat Masalah Profitabilitas
Trending no.1 Media Sosial.

PHK di Depan Mata, Bridgestone Siapkan Langkah Penutupan Pabrik 2025

28 Januari 2025
Jorge Martin Resmi Juara Dunia MotoGP 2024
Trending no.1 Media Sosial.

Duel Sengit di Barcelona, Jorge Martin Kunci Gelar Juara MotoGP 2024

18 November 2024
Anies Baswedan #OpenToWork di LinkedIn
Trending no.1 Media Sosial.

Anies Baswedan Tanggapi Candaan Warganet Mengenai Postingan #OpenToWork di LinkedIn

8 Oktober 2024
Next Post
Peran Strategis Media dalam Membangun Moderasi Beragama di Era Digital

Memanfaatkan Media untuk Memperkuat Narasi Positif Moderasi Beragama

GWM Fatmawati Grand Opening Jakarta Selatan

Jadi Bagian dari Revolusi Otomotif! Grand Opening Showroom GWM Fatmawati 11 Desember 2024

Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan

Kakorlantas Polri Optimalkan Pengamanan Tiga Kluster Utama di Operasi Lilin 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Libur Maulid Nabi Mau ke Puncak? Awas Ada Ganjil Genap

Libur Maulid Nabi Mau ke Puncak? Awas Ada Ganjil Genap

4 tahun ago
Jubir Luruskan Pernyataan Luhut soal 2 Juta Kasus COVID-19 Belum Terdata

Jubir Luruskan Pernyataan Luhut soal 2 Juta Kasus COVID-19 Belum Terdata

5 tahun ago
Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka Agustus Ini!

Siap-Siap! Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka Agustus dengan Kesempatan 600 Ribu Formasi Menanti

2 tahun ago
Banjir Kiriman Lereng Bromo Kembali Terjang Dua Desa, Ratusan Rumah Terendam

Banjir Kiriman Lereng Bromo Kembali Terjang Dua Desa, Ratusan Rumah Terendam

5 tahun ago

Categories

  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Politik
  • Catatan Media
  • Daerah
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pandemi
  • Para Ahli
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Trending no.1 Media Sosial.
  • Vaksinasi Covid-19

Topics

arus balik Arus Balik Lebaran Arus Lalu Lintas Arus Mudik Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran covid-19 DIVHUMAS DPR GWM Fatmawati Hari Juang Polri Indonesia jawa timur jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri kapolri kecelakaan turun keselamatan lalu lintas Keselamatan Mudik Komjen Arif Wachyunadi Korlantas Korlantas Polri KPK Lalu Lintas Libur Nataru Moderasi Beragama Mudik Aman Keluarga Bahagia Mudik Lebaran nadiem makarim One way nasional operasi ketupat Operasi Ketupat 2026 Operasi Lilin 2024 pdip Polda Jatim Polda Metro Jaya polri PPKM Darurat Prabowo prabowo subianto Pramono Anung Prof Ngabalin Rekayasa Lalu Lintas TNI-Polri
No Result
View All Result

Highlights

Lebih dari Lancar, Mudik 2026 Hadirkan Rasa Tenang bagi Pemudik

Mudik 2026 Dinilai Sukses, Survei Catat 84,1 Persen Publik Puas pada Polri

Kepuasan Masyarakat 88,8 Persen, Kakorlantas Ungkap Peran Data dalam Pengelolaan Lalu Lintas

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Keberhasilan Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Wamenhub Suntana Apresiasi Polri, Arus Mudik 2026 Stabil dan Terkendali

Kakorlantas Laporkan 78 Persen Kendaraan Arus Balik Sudah Kembali ke Jakarta

Trending

Dari Data ke Kehidupan, Transformasi Polantas Wujudkan Mudik Lebih Aman dan Humanis
jaga negeri

Data dan Empati Bersatu, Polantas Wujudkan Mudik Lebih Manusiawi

by christine natalia
14 April 2026
0

Jakarta — Pergerakan jutaan masyarakat selama periode mudik Lebaran selalu menjadi fenomena tahunan yang menuntut pengelolaan lalu...

Evaluasi Mudik 2026, Komisi V DPR Apresiasi Penurunan Angka Kecelakaan

Mudik 2026 Lebih Aman, DPR Nilai Koordinasi Lintas Sektor Membaik

13 April 2026
Kakorlantas Kenang Bripka Fajar Permana, Pahlawan di Balik Sukses Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Sampaikan Duka, Bripka Fajar Permana Dikenang sebagai Pahlawan Jalan Raya

13 April 2026
Di Balik Kelancaran Mudik, Ada Rasa Aman yang Dirasakan Pemudik

Lebih dari Lancar, Mudik 2026 Hadirkan Rasa Tenang bagi Pemudik

10 April 2026
Kepuasan Publik 84,1 Persen, Kinerja Polri di Mudik Lebaran 2026 Dinilai Positif

Mudik 2026 Dinilai Sukses, Survei Catat 84,1 Persen Publik Puas pada Polri

10 April 2026
© Copyright Pilarberita Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Catatan Media